IZMIRDAIKINSERVISI.COM – Mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, menyampaikan kepercayaannya terhadap potensi Pedro Acosta. Ia yakin bahwa Acosta memiliki peluang menjadi sehebat dan seintimidasi Marc Marquez jika suatu saat membalap dengan Ducati.
Tak dapat disangkal, Pedro Acosta digadang-gadang sebagai salah satu bintang masa depan di MotoGP. Meski baru memulai debutnya di kelas utama, pembalap muda berusia 21 tahun ini telah mengoleksi dua gelar juara dunia di kelas berbeda: Moto3 pada 2021 dan Moto2 di 2023.
Musim debutnya di MotoGP juga cukup impresif. Bersama tim KTM pada tahun 2024, Acosta berhasil naik podium sebanyak lima kali dalam balapan grand prix dan bahkan meraih satu kali pole position. Namun, performanya mulai mengalami penurunan setelah dipromosikan ke tim pabrikan KTM.
Dalam kondisi tersebut, nama Pedro Acosta masih dikaitkan dengan kemungkinan bergabung bersama Ducati, terutama di tim satelit VR46. Lorenzo percaya bahwa jika Acosta mendapatkan motor Ducati Desmosedici, ia akan berkembang menjadi kekuatan besar di MotoGP.
“Saat ditanya siapa pembalap yang kusukai untuk masa depan, jawabannya adalah Acosta,” ungkap Lorenzo dalam wawancaranya dengan podcast Mig Babol, sebagaimana dilaporkan oleh Crash. “Menurutku, jika ia membalap dengan Ducati, ia akan menjadi sangat menakutkan, seperti Marquez.”
“Dia masih sangat muda, sangat berbakat, dan sudah membuktikannya. Di atas itu semua, dia memiliki keberanian dan haus akan kemenangan. Dia tidak akan puas hanya berada di posisi kedua atau ketiga,” tambah pembalap yang telah meraih lima gelar juara dunia tersebut.
Namun Lorenzo juga menyoroti tantangan yang dihadapi Acosta saat ini. “Dengan KTM sekarang, kondisinya sedikit sulit. Sulit bagi dia untuk mengklaim banyak kemenangan,” ujarnya lebih lanjut tentang situasi Pedro Acosta.
Sementara itu, Marc Marquez terus menunjukkan dominasinya setelah bergabung dengan Ducati pabrikan. Setelah finis ketiga bersama Gresini pada 2024, performa Marquez hampir tak terbendung musim ini. Dalam 12 seri pertama, ia berhasil memenangi 19 dari total 24 balapan yang diikutinya.
Baca Juga : Marc Marquez Setuju dengan Aturan Tekanan Ban, tapi Minta Revisi Sistem Penalti