IZMIRDAIKINSERVISI.COM – Marc Marquez masih mencari kemenangan perdananya di sirkuit Red Bull Ring, sebuah catatan yang belum berhasil ia perbaiki hingga kini. Pebalap Ducati tersebut optimistis bahwa akhir pekan ini bisa menjadi momentum untuk mengakhiri rekor kurang baiknya.
MotoGP musim 2025 kembali bergulir setelah libur musim panas selama lebih dari sebulan, dengan seri Austria berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, pada Sabtu dan Minggu, 16-17 Agustus. Ajang ini menjadi peluang emas bagi Marquez untuk semakin menjauhkan diri dari para rivalnya.
Momentum memihak Marquez yang sedang dalam performa luar biasa dengan lima kemenangan beruntun, termasuk sprint race. Dengan keunggulan 120 poin atas Alex Marquez di klasemen MotoGP 2025, wajar saja jika Marquez dipandang sebagai favorit untuk menguasai balapan di Austria.
Namun, Red Bull Ring tidak pernah menjadi sirkuit bersahabat bagi Marquez. Sejak MotoGP Austria mulai digelar kembali pada 2016, ia belum pernah meraih kemenangan di sana. Rekor terbaiknya adalah menjadi runner-up selama tiga tahun berturut-turut, yaitu pada 2017, 2018, dan 2019.
Setelah terakhir kali naik podium di posisi kedua pada 2019, Marquez sempat absen lama dari seri Austria akibat cedera. Di musim lalu, ketika kembali berlaga bersama Gresini Racing, ia bahkan gagal menyelesaikan balapan.
Kendati demikian, pebalap asal Spanyol ini menunjukkan rasa percaya diri tinggi menghadapi balapan pekan ini dan yakin bisa meraih kemenangan perdana di Red Bull Ring.
Kepercayaan diri Marquez semakin bertambah karena kini ia mengendarai Ducati—motor yang sebelumnya selalu menjadi lawannya di sirkuit tersebut. Dua kali ia harus mengakui keunggulan Andrea Dovizioso pada 2017 dan 2019, serta Jorge Lorenzo pada 2018, semuanya dengan selisih waktu kurang dari 0,2 detik.
“Saya kalah tiga atau empat kali dari motor merah! Sekarang saya sendiri mengendarai Ducati, jadi kita lihat apakah kali ini saya bisa menang,” ucap Marquez seperti dikutip oleh Crash.
“Tentu saja kami akan memaksimalkan usaha untuk meraih kemenangan. Namun pada akhirnya, target utama tetaplah menjalani balapan dengan performa terbaik dan semangat yang sama seperti balapan sebelumnya. Jadi, kemenangan bukan satu-satunya prioritas.”
Baca Juga : Vinales Ungkap Kunci Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025