IZMIRDAIKINSERVISI.COM – Pembalap Ducati, Marc Marquez, berbagi pandangan tentang pendekatan uniknya dalam menaklukkan lintasan. Rider yang dijuluki Baby Alien itu menegaskan bahwa dirinya mengendarai motor dengan sepenuhnya mengandalkan insting.
Musim MotoGP 2025 menjadi panggung bagi dominasi Marc Marquez. Dari total 12 balapan yang sudah berlangsung, ia berhasil memenangkan sprint race sebanyak 11 kali dan menjuarai main race delapan kali.
Tak heran, Marc Marquez kini memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan nyaman. Ia telah mengumpulkan 381 poin, jauh meninggalkan rival terdekatnya. Posisi kedua ditempati oleh Alex Marquez dengan selisih 120 poin, sebuah jarak yang sulit dikejar.
Dalam menyikapi dominasinya di musim ini, Marc Marquez mengungkap bahwa gaya balapnya tetap konsisten dan tak banyak berubah. Ia menilai pengalaman bersaing dengan para pembalap kelas dunia di masa lalu telah memberikan dampak positif terhadap performanya.
Ia mengenang momen-momen penting bersama beberapa legenda MotoGP seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, hingga Valentino Rossi. Menurutnya, mereka bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi juga rival yang telah membantu membentuk dirinya sebagai pembalap tangguh.
Saat berbicara dengan DAZN, Marc Marquez menjelaskan, “Di usia muda, sekitar 20 tahun, segala pernyataan bisa mudah memengaruhi seseorang. Namun, saya berusaha tak terpengaruh baik dari sisi karakter maupun gaya berkendara. Itu karena saya memang hanya tahu satu cara berkendara.”
Marquez melanjutkan bahwa semua aspek dalam hidupnya mulai dari gaya balapan, wawancara media, hingga selebrasi kemenangan senantiasa ia lakukan berdasarkan naluri. Ia menekankan bahwa dirinya tidak menyukai hal-hal yang terlalu direncanakan atau dipersiapkan secara berlebihan. “Saya masih berkendara dengan insting dan akan tetap begitu,” tambahnya dengan penuh percaya diri.MotoGP 2025: Marc Marquez Mengandalkan Insting dalam Gaya Balapnya
Pembalap Ducati, Marc Marquez, berbagi pandangan tentang pendekatan uniknya dalam menaklukkan lintasan. Rider yang dijuluki Baby Alien itu menegaskan bahwa dirinya mengendarai motor dengan sepenuhnya mengandalkan insting.
Musim MotoGP 2025 menjadi panggung bagi dominasi Marc Marquez. Dari total 12 balapan yang sudah berlangsung, ia berhasil memenangkan sprint race sebanyak 11 kali dan menjuarai main race delapan kali.
Tak heran, Marc Marquez kini memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan nyaman. Ia telah mengumpulkan 381 poin, jauh meninggalkan rival terdekatnya. Posisi kedua ditempati oleh Alex Marquez dengan selisih 120 poin, sebuah jarak yang sulit dikejar.
Dalam menyikapi dominasinya di musim ini, Marc Marquez mengungkap bahwa gaya balapnya tetap konsisten dan tak banyak berubah. Ia menilai pengalaman bersaing dengan para pembalap kelas dunia di masa lalu telah memberikan dampak positif terhadap performanya.
Ia mengenang momen-momen penting bersama beberapa legenda MotoGP seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, hingga Valentino Rossi. Menurutnya, mereka bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi juga rival yang telah membantu membentuk dirinya sebagai pembalap tangguh.
Saat berbicara dengan DAZN, Marc Marquez menjelaskan, “Di usia muda, sekitar 20 tahun, segala pernyataan bisa mudah memengaruhi seseorang. Namun, saya berusaha tak terpengaruh baik dari sisi karakter maupun gaya berkendara. Itu karena saya memang hanya tahu satu cara berkendara.”
Marquez melanjutkan bahwa semua aspek dalam hidupnya mulai dari gaya balapan, wawancara media, hingga selebrasi kemenangan senantiasa ia lakukan berdasarkan naluri. Ia menekankan bahwa dirinya tidak menyukai hal-hal yang terlalu direncanakan atau dipersiapkan secara berlebihan. “Saya masih berkendara dengan insting dan akan tetap begitu,” tambahnya dengan penuh percaya diri.
Baca Juga : MotoGP 2025: Jorge Lorenzo Berbagi Kiat Agar Bagnaia Jadi Lebih Kompetitif